Shallom
temen-temen para permisah blogger tercinta...!!
Udah
lama ya aku ngga ngepost apa apa wkwkwk maklum gue cibuk icyant broo :D tapi
jangan takut bro dan sista. karna kebetulan kan kita umat Kristiani baru saja
merayakan Paskah. Ya kan? Dapet telor berapa kilo nih ngomong2? 10Kg ada ? Apa
lebih? Wah kalo lebih asik dong bisa dijual *Ehh.. udah ah ngga mau ngaco lagi
wkkwk berhubung masih ada aroma aroma Paskah yaa kali ini aku mau bahas
tentanggggggg
Jeeeeng
jeeeeng jeeeeenggggg
"Makna
Paskah bagi umat Kristiani"
Berikut
ulasannya ...
Selamat
membaca semoga bermanfaat...
Dalam
Kitab Perjanjian Lama, paskah menandakan Tuhan telah melewati
rumah-rumah Israel di Mesir, sehingga menyelamatkan mereka (Kel. 12:27).
Dalam
Perjanjian Baru Paskah menunjukkan pengorbanan Tuhan Yesus disalib. Pengorbanan
itu membebaskan manusia dari seluruh perbudakan dosa. Hal ini hanya terjadi
bagi mereka yang percaya kepada-Nya. Paskah bisa disebutkan sebagai tindakan
Allah mengasihi manusia, dengan mengorbankan anak-Nya yang tunggal yaitu Yesus
Kristus.
Pengorbanan
ini bertujuan menyelesaikan dosa dan memberi keselamatan. Dengan peristiwa
kebangkitan dari antara orang mati, maka Allah telah melakukan pekerjaan
pendamaian dengan diri-Nya ( II Kor. 5:18). Antara manusia dengan Dia, tidak
ada lagi permusuhan, tembok dosa yang memisahkan kita dengan Dia, kini telah
dirobohkan (Ef. 2:14). Dengan peristiwa-peristiwa ini maka sekarang kita
diterima sebagai anak-anak-Nya dan beroleh persekutuan dengan Dia.
Bukan
Rutinitas
Perayaan
Paskah yang kita lakukan setiap tahun pada dasarnya bukanlah sekadar rutinitas
gerejawi. Perayaan itu justru memiliki arti yang sangat penting. Beberapa hal
yang dapat kita catat sebagai makna dari kebangkitan Yesus.
Pertama,
kebangkitan Yesus membuktikan bahwa Ia adalah Allah yang berkuasa atas maut.
Alkitab memberikan bukti bahwa pagi-pagi benar ketika fajar menyingsing pada
hari pertama minggu itu para wanita yang menengok kubur Yesus mengalami (Matius
28:1-2), gempa bumi yang hebat dan malaikat Tuhan datang menggulingkan batu
yang ada di kubur Yesus.
Sejak
peristiwa itu dari mulut ke mulut terdengar berita bahwa Yesus hidup dan
bagkit. Dari peristiwa ini kita bisa menarik makna yang sangat penting bahwa
Yesus adalah Allah yang tidak dapat dikekang oleh maut. Ia adalah Allah yang
berkuasa atas kuasa maut. Dia benar hidup.
Kedua,
kebangkitan Yesus membuktikan bahwa janji-Nya tidak pernah gagal atau
diingkari. Sebelum Yesus mati di kayu salib dan dikuburkan, Dia telah
memberitahukan kepada para murid- Nya bahwa Ia akan diserahkan ke tangan orang
berdosa dan akan mati, namun pada hari yang ketiga akan dibangkitkan (Luk.
24:7). Peristiwa Paskah adalah pembuktian janji Tuhan bagi semua umat manusia.
Di samping itu kebangkitan- Nya merupakan peneguhan dari janji-Nya. Kristus
bangkit dari kematian untuk menggenapi firman Tuhan, sejalan dengan itu Alkitab
dalam I Kor. 15: 13-17 menjelaskan bahwa kebangkitan Yesus adalah penggenapan
janji kehidupan yang kekal.
Ketiga,
Paskah menunjukkan adanya pengharapan bagi orang percaya. Dengan kebangkitan
Yesus dari kematian, maka sesuai dengan 1 Kor. 15:13-19 kita dianugerahi hidup
kekal. Kita bisa berpikir secara logis dalam hal ini, jika Sang Pemberi Hidup
tetap dalam kubur bagaimana mungkin kita akan mendapatkan hidup kekal? Tetapi
syukur kepada Yesus Kristus yang mengalahkan kuasa dosa dan maut sehingga kita
menerima hidup kekal. Paulus menekankan pentingnya peristiwa kebangkitan Yesus
dalam iman Kristen. Orang-orang yang percaya kepada Tuhan selalu bertumpu pada
iman dan pengharapan, jadi dengan peristiwa Paskah iman dan harapan kita makin
diteguhkan.
Hari
Kebangkitan
Paskah
telah mengubah sejarah kehidupan umat manusia. Lebih lagi semua orang yang
percaya kepada Yesus. Paskah menjadi tonggak sejarah kehidupan iman kita. Kita
mempercayai bukan Allah yang mati tetapi Allah yang benar-benar hidup. Selain
itu kita pun mengerti bahwa Yesus berbeda dari tokoh-tokoh agama di dunia ini.
Tokoh agama di muka bumi ini hanya memiliki hari kelahiran dan kematian, tetapi
hanya Yesus Kristus yang punya hari kebangkitan.
Kebangkitan
itulah yang membawa pembebasan bagi kita dari kuasa dosa dan maut. Seperti yang
Paulus tuliskan “Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut dimanakah
kemenanganmu?” (1 Kor. 15:54-55).
Mari kita baharui sikap kita. Ubah sikap kita. Tinggalkan semua cara hidup kita yang lama. Semua rasa sakit yang dirasakan manusia tidak sebanding dengan pengorbanan Yesus. Karna Yesus sudah terlebih dahulu mengalaminya. Sesungguhnya Yesus telah mati diatas kayu salib untuk menebus dosa-dosa umat manusia dan pada hari yang ke tiga Yesus bangkit dan telah mengalahkan maut. Tuhan Yesus Memberkati. [Or]
Mari kita baharui sikap kita. Ubah sikap kita. Tinggalkan semua cara hidup kita yang lama. Semua rasa sakit yang dirasakan manusia tidak sebanding dengan pengorbanan Yesus. Karna Yesus sudah terlebih dahulu mengalaminya. Sesungguhnya Yesus telah mati diatas kayu salib untuk menebus dosa-dosa umat manusia dan pada hari yang ke tiga Yesus bangkit dan telah mengalahkan maut. Tuhan Yesus Memberkati. [Or]
Sekian
dari aku temaaann semoga bermanfaat.
Selamat
Easter dan Happy Paskah kawan. Tuhan Yesus memberkati.
Dikutip dari : seruuu.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar