Rabu, 09 Juli 2014

Tidak terburu-buru karna curiga.



            Cinta, banyak orang yang menginginkannya. Namun, tak jarang dari mereka yang akhirnya menyesal, sakit hati, menangis dan kecewa karna Cinta. Awalnya memang indah, tapi seiring berjalannya waktu, indah itu mulai luntur. Tak jarang pula dari mereka yang akhirnya menyerah karna lunturnya cinta dan indah itu. Cinta tak hanya saling mengungkapkan “I Love You” “I Miss You” saja, tapi perlu yang namanya saling memahami, saling mengerti, dan saling mempercayai. Agar tidak terjadi salah paham.
            Salah paham diantara dua cinta, dua kenyataan, dan dua arti memang menyakitkan. Ketika pasangan kita memiliki sahabat lawan jenis dan mereka sangat akrab, memang terkadang membuat bibit-bibit curiga dan cemburu itu akan timbul. Maka, untuk menghindari dari yang namanya salah paham itu, hendaklah saling percaya dan saling mengerti, tanyakan dahulu siapa temannya itu, mengapa kalian bisa akrab. Dan usahakan untuk tidak langsung menuduh yang sembarangan kepada teman pasangan anda tersebut. Suatu tuduhan atau perkiraan yang sangat bertentangan dengan keadaan itulah yang akan menimbulkan perpecahan. Entah anda dengan pasangan, anda dengan teman pasangan anda, atau pasangan anda dengan temannya.
            Jika anda memiliki seorang teman lawan jenis yang sudah memiliki pasangan, kalian sangat akrab dan dekat. Itu karena kalian sudah berteman sejak lama. Dan sebelum teman anda memiliki pasangan, anda tertarik padanya. Dan setelah teman anda memiliki pasangan anda sakit hati lalu pergi dari kehidupan teman anda untuk menangkan diri. Tapi, selang beberapa lama anda baikan dengan teman anda dan kembali berteman seperti dulu. Namun, tanpa disadari pasangan dari teman anda itu merasa cemburu terhadap anda. Dan dengan mentah-mentah pasangan teman anda menuduh anda bahwa anda dan teman anda memiliki hubungan istimewa dan pasangan teman anda juga menuduh bahwa andalah yang memninta adanya hubungan itu. Padahal, sesungguhnya tidak ada hubungan yang istimewa antara anda dan teman anda itu. Hanya sebatas teman saja.
            Apa yang anda lakukan jika terjadi demikian ? Apakah anda akan tetap berteman dengan teman anda tanpa dan meminta maaf kepada pasangan teman anda ? Ataukah anda akan meninggalkan teman anda demi pasangan teman anda dan meminta maaf kepada pasangan teman anda ? Apa yang akan anda lakukan ?

NB: Jawaban akan saya tunggu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar